31 Mei 2012

Jika Bayi Mengalami BBLR, Perawatan Yang Harus Dilakukan di Rumah:

Sebagian besar kematian pada usia 0-1 bulan disebabkan karena Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), kesulitan bernafas saat lahir dan infeksi.
Hal itu terjadi karena ibu dan keluarga belum mengetahui cara mengatasinya. Untuk itu mari kita jaga agar bayi tetap sehat dan selamat. Kurang gizi pada saat kehamilan, anemia, dan hamil pada usia remaja menjadi penyebab 34% kematian bayi karena BBLR.


Lantas, yang menjadi pertanyaan adalah, Jika Bayi Mengalami BBLR, Perawatan Apa Yang Harus Dilakukan di Rumah?

Nah, disini ada 5 perawatan yang harus dilakukan oleh ibu ataupun keluarga  untuk bayi yang mengalami BBLR, antara lain:

1.     Menjaga bayi agar tetap hangat. Misalnya, dengan perawatan bayi lekat (dekap bayi di dada ibu, kulit bayi menempel pada kulit ibu) yang disebut dengan metode Kanguru. Segera keringkan dan ganti pakaian bayi bila sudah basah, awasi juga suhu tubuh bayi dengan catatan jangan sampai kurang dari 36,5 derajat Celcius. Hal yang lain yang dapat diperhatikan untuk menjaga agar bayi tetap hangat adalah  jangan menidurkan bayi di tempat yang banyak angin, dan awasi tanda bahaya, jangan sampai kaki bayi teraba dingin, dll.

2.     Berikan Air Susu Ibu (ASI) saja setelah bayi lahir sedikit demi sedikit setiap 2-3 jam. Dan apabila bayi tertidur tidak ada salahnya jika dibanguni untuk menyusu. Bila bayi kesulitan untuk menghisap, sebaiknya berikan ASI yang sudah diperah dengan menggunakan sendok

3.     Lakukanlah pemeriksaan pada bayi yang baru lahir, diantaranya dengan cara memeriksakan bayi kepada petugas kesehatan di Poskesdes/Puskesmas, atau fasilitas kesehatan lain lebih dari 3 kali sesuai anjuran petugas kesehatan. Cara ini gunanya adalah untuk mengetahui sedini mungkin bila bayi tidak sehat, atau ada kelainan bawaan, infeksi tali pusat, kulit kuning, tiba-tiba tidak bisa menetek, dll.

4.     Menjaga tali pusat bersih, kering dan terbuka. Tali pusat yang dalam keadaan bersih dan kering akan membuat kuman tetanus tidak dapat hidup. Dan jangan membubuhi apapun pada pangkal tali pusat (termasuk alcohol, dan povidon yodium) agar lekas kering dan lepas. Bila tali pusat terlihat kotor, segeralah bersihkan dengan menggunakan air bersih dan sabun mandi, lalu segera keringkan dengan menggunakan kain yang bersih. Hal yang terpenting lainnya adalah dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang bayi. Bila tali pusat basah, berbau, atau dinding perut disekitarnya berwarna kemerahan, harus segera dibawa kepada petugas kesehatan/Puskesmas/Poskedes.

5.     Adanya dukungan keluarga untuk merawat bayi dengan BBLR di rumah, misalnya ayah atau anggota keluarga lain dapat membantu ibu melakukan perawatan bayi lekat (metode Kanguru), dan memberi kesempatan ibu untuk beristirahat.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar: